Bagaimana 10 Suku Yahudi Bisa Hilang ? - Infomedia Terupdate - Miutensai.com
News Update
Loading...

3/14/2021

Bagaimana 10 Suku Yahudi Bisa Hilang ?

 

Hilangnya suku yahudi atau hancurnya yahudi
[Source]

Assalamualaikum wr,wb, disini saya ingin menjelaskan mengenai hilangnya suku suku yahudi yang sebelumnya saya kaitkan dengan artikel saya sebelumnya yaitu Pembantaian Yahudi Oleh Nazi yang saya sebutkan dengan istilah "The The Lost Tribes", mari simak penjelasan dibawah ini

Sejarah Bangsa Yahudi

Bangsa Yahudi bermula dari zaman Nabi Ibrahim Alaihissalam, termasuk keturunan Sam bin Nuh, sehingga keturunan Ibrahim juga dimasukan dalam rumpun bangsa Semit, Dalam Alkitab disebutkan bahwa Ibrahim adalah paman dari nabi Luth, dan lahir di kota yang didirikan bangsa sumeria di selatan Irak. Ibrahim disebut Ibrani, berasal dari kata ivri yang berarti menyebrangi, dikarenakan hijrahnya menyebrangi sungan Euphrates menuju ke Palestina yang dihuni bangsa Kanaan (keturunan Kanaan bin Ham bin Nuh).

Ibrahim menikahi Sarah dan Hajar. Seperti Ibrahim, Sarah juga berasal dari Ur, Mesopotamia. Sedangkan Hajar adalah orang Mesir, saat itu penduduk Mesir merupakan keturunan Mizraim bin Ham bin Nuh. Dari Hajar, lahirlah nabi Ismail yang menikah dengan perempuan suku Jurhum, yaitu suku Arab yang melakukan migrasi dari Yaman, Bangsa Arab juga termasuk keturunan Sam bin Nuh. Keturunan Ismail disebut sebagai Arab Musta'ribah karena Ismail sejatinya bukan orang Arab.

Dari Sarah, lahirlah nabi Ishak. Ishak menikahi Rebecca, anak sepupunya yang berasal dari Mesopotamia, serta memiliki dua anak (Bani Ishak), yaitu Esau dan Yakub.

Kerajaan mesir hittite
[Source]

Nabi Yakub memiliki julukan sebagai Israel (Isra : Hamba, El: Tuhan). Ia menikahi sepupunya (anak dari saudara ibunya) yaitu Rachel dan Leah, beserta kedua pelayan mereka, yaitu Bilhah dan Zilpah. Yakub memiliki dua belas anak lelaki yaitu Reuben, Simeon, Levi, Judah (yahuda), Dan, Naphtali, Gad, Asher, Issachar, Zebulun, Joseph (yusuf), dan Benjamin. Nabi Yusuf kemudian menjadi pejabat Mesir sehingga anak-anak Yakub pindah ke Mesir dan berkembang menjadi dua belas suku Bani Israel.

Mengapa Dua Belas Suku Bani Israel Ini Bisa Hilang ?


Diawali Dengan Kehancuran Kuil Sulaiman (Temple Of Solomon)

Setelah wafatnya Sulaiman, kerajaan Israel mengalami perpecahan. Sepuluh suku Israel menolak kepemimpinan putra Sulaiman (dari suku Yahuda). Sedangkan suku Yahuda dan Benjamin tetap mendukung kepemimpinan keturunan Sulaiman. Sepuluh suku tersebut kemudian mendirikan Kerajaan Israel di utara dengan ibu kota Samaria. Sedangkan dua suku mempertahankan kerajaan di selatan dengan ibu kota Yerusalem, dan kemudian dikenal dengan nama Kerajaan Yahudi.

Nabi yang diutus untuk Kerajaan Israel antara lain adalah nabi Ilyas dan nabi Ilyasa. Sedangkan nabi yang diutus untuk kerajaan Yahudi antara lain adalah nabi Yesaya dan nabi Yeremia. Nabi Ilyas berdakwah kepada raja Ahab yang telah beralih menjadi penyembah Baal, dewa bangsa Kanaan. Yeremia berdakwah menolak penyembahan berhala serta keserakahan para imam/ulama Yahudi. Sebelumnya raja manasseh telah membolehkan penyembahan berhala-berhala bangsa non-Yahudi di Kuil Sulaiman.

Peta Kerajaan Assyria
Peta Kerajaan Assyria [Source]


Sekitar 732 SM, Kerajaan Israel bersekutu dengan Kerajaan Aramea untuk menyerang Kerajaan Yahudi, Yahudi lalu meminta bantuan kepada Kerajaan Assyria. Assyria adalah tempat diutusnya nabi Yunus. Raja Assyria, Tiglath-Pileser III, menaklukan Aramea dan sebagian wilayah Israel, sisa wilayah Israel kemudian ditaklukan oleh raja Sargon II pada 720 SM. Akibat penaklukan tersebut sebagian penduduk Israel diasingkan, sebagian lainya mengungsi ke Kerajaan Yahudi. Penduduk Israel yang diasingkan oleh kerajaan Assyria tersebut tidak pernah mendapat izin untuk pulang dan membangun negerinya, sehingga melahirkan kisah sepuluh Suku Israel yang hilang. 

Sekitar 627 SM, Kerajaan Assyria mengalami perpecahan. Babylonia dan Median kemudian melakukan pemberontakan. Mereka menjalin persekutuan dengan bangsa Scythian serta Cimmerian, dan berhasil mengalahkan Assyria. Kota Nineveh dihancurkan pada 612 SM. Kerajaan Babylonia, ibukota di Babylon, kemudian menguasai sebagian besar bekas wilayah Assyria, dimana Kerajaan Yahudi menjadi negara bawahanya.

Pada 601 SM, Babylonia gagal menaklukan Mesir, sehingga Yahudi lalu berbalik menjadi pendukung Mesir. Raja Babylonia, Nebuchadnezzar II, kemudian menyerang Yerusalem. Pada 597 SM, sebagian penduduk Yahudi diasingkan ke Babylon. Nabi dalam masa tersebut antara lain adalah nabi Zulkifli yang diutus kepada bangsa Yahudi di pengasingan, serta nabi daniel yang kemudian menjadi pejabat di pemerintahan Babylonia

Sekitar 589 SM, meskipun ditentang nabi Yeremia, Kerajaan Yahudi kembali memberontak. Babylonia pun menyerang Yahudi. Yerusalem dan Kuil Sulaiman dihancurkan pada 587 SM. Sebagian penduduk Yahudi diasingkan, sebagian lainya mengungsi antara lain ke wilayah moab dan Ammon. Bekas wilayah Yahudi dijadikan provinsi dengan ibu kota di Mizpah. Namun gubernur Yahudi yang memimpin provinsi tersebut dibunuh oleh sesama orang Yahudi, sehingga penduduk Yahudi yang takut akan pembalasan Babylonia kemudian melarikan diri ke Mesir.

Kehancuran Kuil ini bukan merupakan kehancuran dari segalanya sebab setelah kehancuran pertama bangsa Yahudi berhasil mendirikanya lagi lalu mereka berhasil ditaklukan kembali hingga sampailah pada saat Masjid al-aqsa di bangun di tanah tersebut, dari situlah kehancuran dari segala kehancuran kerajaan Yahudi.

Sebenarnya kehancuran Yahudi bukan terjadi di masa lalu saja, Allahpun berfirman bahwa di akhir jaman nanti Bangsa Israel atau Yahudi akan hancur kembali karena bangsa Yahudi merupakan bangsa yang telah Allah swt kutuk atau murkai karena perilaku dan sifat mereka, maka dari itu banyak firman firman Allah swt yang menyebutkan kehancuran Bangsa Yahudi, dan dalam hadistpun disebutkan kelak bangsa Yahudi itu seperti apa dan bagaimana, salah satunya adalah

Sesungguhnya kamu (Bani Israil) akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan kamu pasti akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar. Maka apabila datang saat hukuman kejahatan yang pertama dari kejahatan itu, Kami mendatangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan besar, lalu mereka mencarimu keluar masuk kampung ke seluruh negeri. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana” (QS. Al Israa’ 4-5).

 

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin memerangi bangsa Yahudi, sampai-sampai orang Yahudi berlindung di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon tadi akan berbicara; Wahai orang Islam, hai hamba Allah! di belakangku ada orang-orang Yahudi, kemarilah, bunuhlah dia, kecuali pohon Ghorqod, sebab ia itu sungguh pohonnya Yahudi”. (HR. Ahmad)

Persebaran orang yahudi di dunia
Persebaran Suku Yahudi Di Seluruh Dunia [Source]

Dari sinilah awal mula mengapa pada perang dunia ke dua, orang orang yahudi Zionis atau Ashkenazi yang bisa disebut sebagai yahudi palsu ingin mendirikan negara Israel di tanah Palestina, karena mereka yakin bahwa tanah Palestina itu adalah tanah leluhurnya dan kerajaanya yang mereka yakini bahwa Masjid Al-Aqsa merupakan letak Tample Of Solomon, dan mereka ingin mendirikan negara Israel sebagai upaya mendirikan Kerajaanya yang hancur pada jaman dahulu, ini juga merupakan upaya mereka untuk menyambut Al Masih Addajjal atau kita bisa menyebutnya Raja Orang Orang Yahudi, Sekian penjelasan dari saya mohon maaf bila ada salah kata dan penyampaian, bila ada saran atau kritikan silahkan kirimkan melalui komentar dibawah ini, Wassalamualaikum wr.wb.

Sumber : wikipedia.org, duniatimteng.id, destynation

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Jangan Lupa Untuk Selalu Dukung Kami !
Done